Tampilkan postingan dengan label BENDE SEGUGUK OKI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BENDE SEGUGUK OKI. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juli 2009

Bupati OKI Resmikan Masjid dan Langgar di Mesuji Makmur


Bupati OKI Resmikan Masjid dan Langgar di Mesuji Makmur

Mesuji Raya, Agung Post
Belum lama ini, Bupati OKI, Ir H Ishak Mekki MM, meresmikan Masjid Al Muhajirin Dan TK Da'arul Barokah di desa Bumi Makmur Kecamatan Menuji Raya OKI.
Bupati OKI dalam sambutannya mengatakan, pemkab oki akan terus mendukung baik secara moril maupun materil terhadap berbagai kegiatan keagamaan islam. Mengingat pembelajaran dan kegiatan apapun yang bersentuhan dengan agama akan lebih mempertebal keimanan seseorang. Salah satu bentuk kepedulian itu selain dari memberikan berbagai fasilitasnya juga memberikan bantuan untuk kesejahteraan para untadz dan ustadzah serta P3N.
Sebelum itu Kades Mesuji Sofyan melaporkan, desa Bumi Makmur merupakan desa transmigrasi yang lahir pada tahun 1986, dengan luas wilayah 3250 hektar berpendudu 425 kepala keluarga. Adapun berbagai pembangunan fisik yang telah dilaksanakan yaitu, pembangunan Masjid Al-Muhajirin menghabiskan, biaya sebesar Rp950 juta, pembangunan gedung Sekolah TK sebesar Rp155 juta, pembangunan 5 jembatan sebesar Rp47 juta, dan pembangunan 4 Musholla menghabiskan dana Rp322 juta, semua biaya-biaya pembangunan ini merupakan swadaya murni masyarakat, terangnya.
Dikesempatan itu Bupati OKI, Ir H Ishak Mekki MM menyampaikan bantuan, dana sebesar Rp2,5 juta, memberikan insentif untuk 17 P3N yang diterima secara simbolis oleh 5 orang P3N, serta memberikan bantuan Ambal dan sajadah untuk Masjid Al Muhajiri dan 4 Mushollah. (rel)

Masalah Kios Pasar Kayuagung Sengaja Dibesar-besarkan

Masalah Kios Pasar Kayuagung Sengaja Dibesar-besarkan

Kayuagung, Agung Post
Pemda Kabupaten OKI dalam hal ini Badan Pengelola Pasar dan Kebersihan Kabupaten OKI telah mengambil langkah positif, untuk memanfaatkan fasilitas pasar yang telah dibangun dengan biaya miliyaran rupiah. Tapi banyak terbengkalai sehingga menyebabkan banyak aspek tidak berjalan, seperti penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi, kerapian dan kenyamanan pasar serta pedagang tidak tercipta. Sedangkan masyarakat belum sepenuhnya mengerti kusulitan Pemda saat ini, tetapi karena mungkin kurangnya sosialisasi dan komunikasi menjadikan langkah positif tersebut bernilai negatif.
Kaban BPPK OKI, Mahmud Iswan SH MM melalui Sekretaris BPPK OKI Cholil Hadiyanto ketika ditemui "Agung Post" diruang kerjanya, baru-baru ini mengatakan, sebenarnya langkah yang telah diambil BPPK OKI dengan menyegel beberapa unit kios pedagang setelah terlebih dahulu mengadakan sosialisasi dan pendekatan kepada pemilik dan pedagang, baik secara langsung maupun melalui media cetak dan radio FM Kayuagung.
Namun dari 72 kios yang seolah tidak dimanfaatkan hingga saat ini hanya 15 kios belum terlihat dimanfaatkan pemiliknya dan disegel, penyegelan ini bertujuan agar yang merasa memilik untuk segera memanfaatkan fasilitas yang dibangun pemerintah ini, tuturnya.
Menyangkut santernya beberapa pemberitaan dimedia, sepertinya menyudutkan upaya baik Pemda dalam hal BPPK OKI untuk membuat berfungsinya fasilitas untuk pedagang itu. Dan ini sengaja dibesar-besarkan padahal sebenarnya tidak demikian, nah hal seperti
inilah kadang-kadang membuat kita ragu dalam bertindak, padahal tujuan kita adalah untuk kebaikan bersama, seperti pasar menjadi ramai, pedagang dan pembeli berada dalam satu lokasi yang telah tertata rapih, dengan demikian keamanan pedagang dan pembeli terjamin, tegasnya.
Salah seorang pemilik kios mengaku bernama Ani saat ditemui "Agung Post" mengatakan, sebetulnya tujuan Pemerintah sudah benar, tetapi kita terlalu manja, seperti sekarang dengan kembalinya menempati kios yang telah lama ditinggal menyebabkan pembeli sepi. (gus).

Rapat Koordinasi Masalah OT Kabupaten OKI

Rapat Koordinasi Masalah OT Kabupaten OKI

Kayuagung, Agung Post
Dalam rangka menertibkan setiap penyelenggaraan keramaian di wilaya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Polres OKI bersama unsur Muspida Kab. OKI, unsur tripika Se-Kab. OKI, para toko adat, toko agama, toko pemuda dan masyarakat belum lama ini mengadakan rapat koordinasi masalah penyelenggaraan Orgen Tunggal (OT) di Kab. OKI.
Dalam rapat koordinasi masalah penyelenggaran OT tersebut Polres OKI dan Pemkab OKI menetapkan bahwa, selain Kota Kayuagung pengadaan Orgen Tunggal di malam hari dilarang. Menurut Kapolres OKI, Drs Cok Bagus Ary inipun juga pengadaan OT di wilayah Kota Kayuagung yang menyangkup 11 kelurahan diperbolehkan atas permintaan Bupati.
Karena di Kota Kayuagung masih ada masyarakat menggunakan adat istiadat setiap ada penyelenggaraan resepsi, baik resepsi pernikahan maupun Khitanan yang merupakan kebudayaan yang harus dilestarikan.
Sedangkan menurut Sekda OKI, Drs H M Jalalen dalam sambutannya mengungkapkan, dengan dilarangnya penyelenggaraan OT dimalam hari ini kita berharap dapat menghindari maraknya pesta narkoba di wilayah Kabupaten OKI, dan dapat mengurangi adanya minuman-minuman keras yang dapat menyebabkan terjadinya tindakan kekerasan yang menyebabkan keresahan masyarakat, ungkapnya.
Pada saat bersamaan itu juga dilakukan penandatangan tentang surat kesepakatan bersama yang berisi mulai bulan april 2009 ini pengadaan OT dimalam hari diperbolehkan hanya khusus untuk Kota Kayuagung.Kesepakatan ini dibuat oleh Unsur muspida Kab. OKI dengan disaksikan oleh unsur tripika Se-Kab OKI, para toko adat, agama, dan masyarakat Kab. OKI.
Itupun menurut Kapolres OKI, Drs Cok Bagus Ary harus memenuhi ketentuan-ketentuan yang telah dibuat seperti wajib membuat surat izin, tanpa musik remik, tidak ada jual miras disekitar lokasi penyelenggaraan berlangsung serta tidak menampilkan porno aksi, dan batas waktu ditutup pukul 24.00. Dan apabila ketentuan itu dilanggar maka kita akan menindaknya sesuai UUD yang belaku, ungkapnya. (har)

Rapat Koordinasi Masalah OT Kabupaten OKI

Rapat Koordinasi Masalah OT Kabupaten OKI


Kayuagung, Agung Post
Dalam rangka menertibkan setiap penyelenggaraan keramaian di wilaya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Polres OKI bersama unsur Muspida Kab. OKI, unsur tripika Se-Kab. OKI, para toko adat, toko agama, toko pemuda dan masyarakat belum lama ini mengadakan rapat koordinasi masalah penyelenggaraan Orgen Tunggal (OT) di Kab. OKI.
Dalam rapat koordinasi masalah penyelenggaran OT tersebut Polres OKI dan Pemkab OKI menetapkan bahwa, selain Kota Kayuagung pengadaan Orgen Tunggal di malam hari dilarang. Menurut Kapolres OKI, Drs Cok Bagus Ary inipun juga pengadaan OT di wilayah Kota Kayuagung yang menyangkup 11 kelurahan diperbolehkan atas permintaan Bupati.
Karena di Kota Kayuagung masih ada masyarakat menggunakan adat istiadat setiap ada penyelenggaraan resepsi, baik resepsi pernikahan maupun Khitanan yang merupakan kebudayaan yang harus dilestarikan.
Sedangkan menurut Sekda OKI, Drs H M Jalalen dalam sambutannya mengungkapkan, dengan dilarangnya penyelenggaraan OT dimalam hari ini kita berharap dapat menghindari maraknya pesta narkoba di wilayah Kabupaten OKI, dan dapat mengurangi adanya minuman-minuman keras yang dapat menyebabkan terjadinya tindakan kekerasan yang menyebabkan keresahan masyarakat, ungkapnya.
Pada saat bersamaan itu juga dilakukan penandatangan tentang surat kesepakatan bersama yang berisi mulai bulan april 2009 ini pengadaan OT dimalam hari diperbolehkan hanya khusus untuk Kota Kayuagung.Kesepakatan ini dibuat oleh Unsur muspida Kab. OKI dengan disaksikan oleh unsur tripika Se-Kab OKI, para toko adat, agama, dan masyarakat Kab. OKI.
Itupun menurut Kapolres OKI, Drs Cok Bagus Ary harus memenuhi ketentuan-ketentuan yang telah dibuat seperti wajib membuat surat izin, tanpa musik remik, tidak ada jual miras disekitar lokasi penyelenggaraan berlangsung serta tidak menampilkan porno aksi, dan batas waktu ditutup pukul 24.00. Dan apabila ketentuan itu dilanggar maka kita akan menindaknya sesuai UUD yang belaku, ungkapnya. (har)

Senin, 15 Juni 2009

Bupati OKI Silahturahmi ke-3 Desa di Mesuji

Mesuji, Agung Post
Bupati OKI, H Ishak Mekki melakukan silaturahmi ketiga desa yang ada di Kecamatan Mesuji. Dalam silaturahmi tersebut Bupati yang dikenal akrab dengan warga ini mendapatkan perhatian yang antusias dari masyarakat.
Adapun desa yang dikunjunginya itu adalah Desa Gading Sari Kec. Mesuji Makmur, Desa Kota Baru Kec. Mesuji dan Desa Rotan Mulya Kec. Mesuji Raya.
Tampak ikut dalam rombongan kunjungan silahturahmi Bupati OKI itu adalah seluruh Kepala Dinas/Badan/Kantor/bagian di jajaran pemerintahan Pemkab OKI. Kepala Desa Gading Sari atas nama masyarakat menyam-paikan ucapan selamat dan rasa syukur atas kemenangan/terpilih kembali H Ishak Mekki sebagai Bupati OKI. Pada kesempatan itu juga masyarakat menyampaikan permemohonan kepada Bupati OKI agar dapat membangun/rehab gedung sekolah, pengerasan jalan desa, dan minta agar desanya dapat dialiri listrik/PLN.Dalam sambutannya Bupati OKI, Ir H Ishak Mekki mengatakan secara pribadi juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat OKI kepadanya bersama Wakil Bupati OKI, H Engga Dewata Zainal Ssos untuk memimpin Kabupaten OKI dalam kurung waktu 5 tahun ke depan. Karena sebagaimana diketahui terlebih kepada 3 Desa yang dikunjunginya pada hari itu, merupakan desa yang memperoleh suara terbanyak pada Pilkada OKI tanggal 23 Oktober 2008 yang lalu.
Bupati OKI juga mengatakan segala permohonan yang telah disampaikan masyarakat akan secepatnya ditindaklanjuti. "Insya Allah semua permohonan dapat dipenuhi di tahun 2009 ini atau paling lambat Tahun 2010 yang akan dating,'' tegas Ishak.
Pada kesempatan kunjungan dan silahturamhi di 3 Desa itu, Bupati OKI juga memberikan bantuan. Di Desa Gading Sari Kecamatan Mesuji Makmur bantuan untuk Mesjid Al-Huda Dusun 6 Kampung Baru dan Mushola Nurul Iman Dusun 2 Kampung Baru sebesar @ Rp 2 juta, Kelompok pengajian ibu-ibu sebesar Rp 2,5 juta dan santunan kepada anak yatim piatu di Desa Gading Sari.
Di Desa Kota Baru Kecamatan Mesuji Bupati memberikan bantuan pembangunan Mesjid Al-Istiqomah sebesar Rp. 2,5 juta, ibu-ibu pengajian Rp. 2,5 juta dan santunan kepada 15 anak yatim-piatu.
Sedangkan untuk Desa Rotan Mulya Kecamatan Mesuji Raya Bupati memberikan bantuan Rp. 2,5 juta untuk kelompok pengajian, santunan kepada 100 lansia, serta paket sembako dan pakaian untuk 100 KK korban banjir di Desa Embacang. (icl/har)

Berbagai Proyek Pemkab OKI Sudah Menyentuh Masyarakat Kayuagung, Agung Post Proyek Sarana Prasarana Program Pemkab Ogan Komring Ilir OKI dan termasuk

Kayuagung, Agung Post
Proyek Sarana Prasarana Program Pemkab Ogan Komring Ilir OKI dan termasuk Peoyek PNPM Mandiri proyek program Pemerintah Pusat yang masuk di kecamatan kecamatan dalam lingkungan Kabupaten Ogan Komring Ilir hingga kepelosok pedesaan di Program Sarana dan Prasarana Pemkab OKI dan PNPM ini dapat menyerap tenaga kerja dipedesaan sebagai ujut dari pengembang pembangunan maupun penye-rapan pemanpaatan tenaga kerja padat karya.di pedesaan ungkap Muksin warga masyarakat
Masih di katakan Muksin ,.karena yang selama ini tadi beberapa usulan ketua pelaksana PNPM yang di tunjuk oleh masyarakat selama ini sudah aktif dan diharapkan dapat lebih proaktif lagi dalam pembuatan usulan untuk pelaksanaan proyek PNPM tersebut yang dapat menyentuh masyarakat misalkan dapat pembuatan jembatan ke sungai serta pontonnnya karena sebagai contoh di daerah Solok Lebak petai desa Pedamaran Tiga kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komring Ilir yang dululunya sudah ada jembatan dan Ponton yang sepanjang lebih kurang dua ratus meter kelaut pada tahun 80 an yang di bangun oleh Pemenntah Pusat dengan kontruksi tiang dan berlantaikan papan selebar dua meter dan sekarang masyarakat berharap sebaiknnya ini melalui proyek PNPM atau pun Proyek Sarana Prasarana Pemkab OKI untuk pedesaan agar dapat proyek pembangunan jembatan tersebut di banguankan lagi hal ini bermanpaaf dan kegunaan untuk kepantingan masyarakat daerah pedesaan di kecamatan bahkan dapat mencegah dari arus rumput eceng gondok yang kalau air besar sering menerpa rumah perkampungan pen-duduk di daerajh sekitar sehingga dapat kemungkinan akan terjadi rumah penduduk tersebut mengalami ambruk dan roboh akibat di terpa eceng gondok tersebut. dan juga manpatnya bagi masyarakat petani persawahan daerah lebak petai itu menjadi lancar untuk arus masyarakat untuk pulang pergi dalam mengerjakan aktivitas dalam mengagerjakan persawahan di daerah itu .
Lebih lanjut dikatakan Muksin Sebab kami cermati pembanguanan proyek yang telah di programkan oleh Pemkab OKI selama ini sudah banyak yang menyentuh masyarakat dalam kegunaannnya seperti sarana prasana pembuatan jalan setapak, di setiap lorong dalam perkampunan masyarakat dalam wilayah Kabupaten Ogan Komring Ili dan juga pem,buatan MCK MCK di desa desa dan pasilitas umum lainnnya yang tidak dapat disebut satu persatu ini merupak ujut nyata yang telah di Programkan oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Komring Ilir. Dan diharpakan pembangunan peroyek yang menyentuh di pedesasan semenjak kepe-mimpinan Bupati Ishak Mekki dan dued bersama H Engga Dewata ini dapat meningkatkan pembanguanan di sektor pedesaan bertambah terus untuk sarana dan prasana umum kepentingan masuratakat di pedesaan sebab pemerhati kedua pemimpiun ini sangat peduli sekali terhadap kepentingan masyarakat di daerah pedesaan .(sin)

Rapat Koordinasi Masalah OT Kabupaten OKI

Kayuagung, Agung Post
Dalam rangka menertibkan setiap penyelenggaraan kera-maian di wilaya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Polres OKI bersama unsur Muspida Kab. OKI, unsur tripika Se-Kab. OKI, para toko adat, toko agama, toko pemuda dan masyarakat belum lama ini mengadakan rapat koordinasi masalah penyeleng-garaan Orgen Tunggal (OT) di Kab. OKI.
Dalam rapat koordinasi masa-lah penyelenggaran OT tersebut Polres OKI dan Pemkab OKI menetapkan bahwa, selain Kota Kayuagung pengadaan Orgen Tunggal di malam hari dilarang. Menurut Kapolres OKI, Drs Cok Bagus Ary inipun juga penga-daan OT di wilayah Kota Kayuagung yang menyangkup 11 kelurahan diperbolehkan atas permintaan Bupati.
Karena di Kota Kayuagung masih ada masyarakat meng-gunakan adat istiadat setiap ada penyelenggaraan resepsi, baik resepsi pernikahan maupun Khitanan yang merupakan kebudayaan yang harus diles-tarikan.
Sedangkan menurut Sekda OKI, Drs H M Jalalen dalam sambutannya mengungkapkan, dengan dilarangnya penyeleng-garaan OT dimalam hari ini kita berharap dapat menghindari maraknya pesta narkoba di wilayah Kabupaten OKI, dan dapat mengurangi adanya minuman-minuman keras yang dapat menyebabkan terjadinya tindakan kekerasan yang menyebabkan keresahan ma-syarakat, ungkapnya.
Pada saat bersamaan itu juga dilakukan penandatangan tentang surat kesepakatan bersama yang berisi mulai bulan april 2009 ini pengadaan OT dimalam hari diperbolehkan hanya khusus untuk Kota Kayuagung.Kesepakatan ini dibuat oleh Unsur muspida Kab. OKI dengan disaksikan oleh unsur tripika Se-Kab OKI, para toko adat, agama, dan masyarakat Kab. OKI.
Itupun menurut Kapolres OKI, Drs Cok Bagus Ary harus memenuhi ketentuan-ketentuan yang telah dibuat seperti wajib membuat surat izin, tanpa musik remik, tidak ada jual miras disekitar lokasi penyelenggaraan berlangsung serta tidak menampilkan porno aksi, dan batas waktu ditutup pukul 24.00. Dan apabila ketentuan itu dilanggar maka kita akan menindaknya sesuai UUD yang belaku, ungkapnya. (har/icl)