Minggu, 05 Juli 2009

Saluran Air di Tengah Kota Indralaya Minta Perhatian

Saluran Air di Tengah Kota Indralaya Minta Perhatian

Indralaya, Agung Post
Saluran air dipinggir jalan sepajang kota inderalaya, Ogan Ilir, kurang terawat sehingga bila turun hujan airnya meluap ketanah jalan berikut sampah-sampah rumah tangga yang ada didalam saluran tersebut. Seharusnya pihak kelurahan yang terletak dikawasan itu cepat ambil peduli dengan bergotong royopng mengerahkan kepala lingkungan dan ketua RT bersama masyarakat setempat. Saluran air yang suka meluap bila tutur hujan tersebut yaitu di depan Prumnas TPI dan Perumnas Mutiara lebih ironis lagi pipa PDAM inderalaya juga bocor sejak sethunterakhir seolah dibiarkan saja. Bocornya pipa PDAM ini juga cukup mengganggu lalu lintas karena dikawasan itu jalannya mudah rapu dan dapat mengundang bahaya. Hingga berita ini diturunkan belum ada tanda-tanda kepedulian yang berwenang, sementara beberapa pengemudi bentor dan angkutan umum banyak yang mengeluh karena dari luapan air saluran tersebut sering ada paku yang menancap di kayu dan terlindas ban kendaraan sehiungga bocor. (ap)

Rekan Karyawan PT BA Tewas di Hotel Mitra Muaraenim

Rekan Karyawan PT BA Tewas di Hotel Mitra Muaraenim

Muaraenim, Agung Post.
D
iduga menderita sakit jantung seorang lelaki bernama Marjono (50) warga Bekasi, sekitar pkl 09.00 Selasa kemarin, seorang karyawan swasta ditemukan tewas dalam kamar 216 lantai III Hotel Mitra Muaraenim.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun "Agung Post" korban adalah tamu hotel Mitra chek in hari sabtu malam sekitar pukul 19.30. Keesokan harinya korban masih kelihatan keluar masuk hotel, dan sejak hari senin korban tidak terlihat hingga saat ditemukan.
Setelah ditelepon beberapa kali Andi (25) karyawan hotel bagian cleaning service dan Erni (18) resepsionis hubungan lokal itu tidak diangkat.
Merasa penasaran mereka langsung ngecek, ketika akan masuk terlebih dahulu mengetuk pintu tapi lagi-lagi tidak tedengar suara, akhirnya mereka langsung membuka pintu yang hanya dikunci dengan pengait. Ternyata didapati korban sudah terbujur kaku diatas ranjang dengan posisi badan telentang sedang memakai baju kaos berwarna hitam dan celana dalam. Melihat keadaan tersebut dua karyawn hotel itu langsung menelpon polisi.
Tak lama kemudian petugas kepolisian tiba di TKP dan langsung mengadakan identifikasi dan merujuk ke RSUD Dr HM Rabain Muaraenim, didapati bahwa korban beralamat di Jl Bandung, D-235 Rt 09, RW 09 Duren Raya, Bekasi, Jawa Barat bersamaan dengan itu pula ditemukan beberapa obat salah satunya merupakan obat jantung, pakaian serta makanan ringan.
Diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari 24 jam sebab didapati disekujur tubuh korban sudah mulai membiru dan menimbulkan bau yang tidak sedap sedangkan didalam mulut mengeluarkan darah.
Belakangan diketahui korban ditunggu oleh rekannya Mulyadi karyawan PT BA, "sejak beberapa hari lalu saya menunggu korban karena ada urusan pekerjaan," tutur Mulyadi. Dan tambahnya, pantas saja beberapa kali saya mencoba menelpon hp nya aktif akan tetapi tidak dijawaban. Ungkap Mulyadi Karyawan PTBA itu.
Masih kata Mulyadi, saya kenal dengan korban baru sekitar setangah tahun dan terakhir kali saya kontak pada hari kamis. Tiba-tiba ada khabar dari polisi bahwa korban sudah meninggal yang sekarang berada dirumah sakit, ketika dicek ternyata benar bahwa korban merupakan orang yang saya tunggu.
Kapolres Muaraenim, AKBP Yohanes Soeharmanto SH SIK saat dikonfirmasi membenarkan korban tewas dalam kamar hotel Mitra. Setelah dilakukan visum oleh tim dokter RSUD Dr HM Rabain Muaraenim tidak ditemukan ditubuh korban tanda-tanda penganiyaan atau kekerasan. Untuk sementara korban meninggal karena serangan jantung sebab kita menemukan obat yang berkenaan dengan sakit jantung.
Dijelaskannya, korban merupakan warga Bekasi Jawa Barat yang akan menemui rekannya di PT BA, sebab didalam HP korban didapati SMS yang menanyakan kapan mau ke Tanjungenim. (sin)

Pembayaran Perdana PBB OKI Tahun 2009


Pembayaran Perdana PBB OKI Tahun 2009


Taat membayar pajak merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh warga negara yang baik guna menunjang kelangsungan pembangunan dinegara tercinta ini.
Untuk itulah bertempat di Gedung Kesenian Kayuagung OKI, berlangsung acara pembayaran perdana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) OKI tahun 2009.
Kepala Dinas Pendapatan dan Aset Daerak OKI, Muslimin SE MSi, dalam sambutannya mengatakan, acara pembayaran perdana PBB OKI tahun 2009 ini dimaksudkan untuk memberikan panutan kepada masyarakat. Diharapkan dapat menggugah dan meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat untuk membayar PBB sekaligus sebagai upaya pengamanan pelaksanaan APBD tahun 2009. Keberhasilan Daerah taat pajak berpeluang mendapatkan insentif dari Pemerintah Pusat. Lebih lanjut Muslimin mengatakan, tahun 2008 yang lalu Kabupaten OKI tercatat penerimaan pajak baru mencapai 90%, dan beberapa kendala mendasar menyebabkan belum tercapainya 100% penerimaan PBB OKI.
Ka Kanwil Direktur Jendral Pajak Provinsi Sumsel dan Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Estu Budianto, dalam sambutannya mengatakatan, pekan panutan pembayaran PBB OKI ini bertujuan untuk memacu dan menggugah hati para wajib pajak yang lainnya, sehingga PBB tahun 2009 dapat tercapai dengan baik, kegiatan ini sangat penting, karena adanya keteladanan kita pelaku PBB dari jajaran Pemkab OKI akan menjadi stimulus masyarakat, sehingga hal tersebut dapat diikuti oleh segenap masyarakat OKI lainnya.
Kepala Dinas pendapatan daerah Provinsi Sumatera Selatan mengharapkan pelayanan dan penerimaan pajak semakin meningkat, sehingga terjalin koordinasi antara pemerintah daerah dengan KPP Pratama yang ada diwilayah OKI.
Bupati OKI, Ir H Ishak Mekki MM, dalam sambutannya mengharapkan pada tahun 2009, Kabupaten OKI mendapatkan kembali penghargaan berupa insentif, karena keberhasilan PBB sektor perkotaan.
Ir H Ishak Mekki MM, juga meminta kepada kepada seluruh jajaran Pemkab OKI yang terlibat dalam pengelolaan PBB sektor perkotaan dan pedesaan benar-benar meningkatkan kinerjanya dan tetap konsisten melaksanakan tugas, sehingga pada tahun 2009 Kabupaten OKI dapat mencapai target pembayaran pada sektor PBB.
Kegiatan acara pelaksanaan pembayaran perdana PBB OKI dihadiri oleh segenap jajaran Pemkab OKI, para Camat, Kades, Lurah dan masyarakat dalam Kabupaten OKI.(Yei/Yas)

Lantik 17 Kades Serahkan ADD Buka BBGRM

Lantik 17 Kades Serahkan ADD Buka BBGRM

Kedatangan bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H Ishak Mekki MM yang diwakili oleh wakil bupati H Engga Dewata Zaenal Ssos ke desa Sumber Deras Kecamtan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir kemarin 11/06/09 membawa kesan tersendiri bagi kepala desa-kepala desa serta masyarakat setempat karena disamping melantik 17 kades terpilih,juga menyerahkan anggaran dana desa (ADD) 2009 kepada seluruh Kades Kabupaten OKI sekaligus membuka hari bulan bakti gotong royong (BBGRM) sebagai motto dengna semangat gotong royong kita tingkatkan Kabupaten OKI berdayakan masyarakat menuju mandiri.
Proses acara berjalan dengan hikmad, lancar dan terkendali, selain dihadiri Kades dan camat se-Kabupaten OKI serta unsur muspida hadir juga Kapolres OKI dan Kapolsek Mesuji.
Sebelum penyematan tanda kehormatan kepada Kades yang terpillih, Bupati OKI menyampaikan dalam kata sambutannya yang diwakilli oleh H Engga Dewata Ssos mengucapkan selamat kepada seluruh Kades yang baru dilantik agar dapat mengemban tugasnya dengan baik karena sebagai kepala desa harus bisa mensejahterakan masyarakatnya begitu juga harapannya kepada para camat agar dapat membimbing Kades yang baru dan dapat memantau kegiatannya, apalagi anggaran dana desa (ADD) sudah diserahkan hendaknya seluruh kepala desa yang telah mendapatkan anggaran supaya bisa memanfaatkan dengan baik dan mentaati aturannya. Senada dengan sambutan Bupati OKI H Engga dewata saat ditemui "Agung Post" menegaskan kalau kepala desa itu amanat masyarakat jadi harus benar-benar dipegang an dijalankan apa yang dipercayakan oleh masyarakatnya.

Road Race Champion Shif H Mawardi Yahya 2009 Sukses




Road Race Champion Shif H Mawardi Yahya 2009 Sukses

Bupati OI Ir H Mawardi Yahya baru-baru ini telah membuka langsung
even Road Race Champion Shif H Mawardi Yahya 2009 berlokasi di
Unsri Indralaya OI.
Didampingi Kapolres OI AKBP Aman Gane SH, Ketua DPRD OI Drs Iklim
Cahya, Kadishub OI Safaaturrahman dan Ketua umum IMI Sumsel
Saidina Ali serta ketua pelaksana Road Race Champion Shif H
Mawardi Yahya 2009 Hazril Muhlis, Bupati mengibarkan bendera
start pertanda berlangsungnya even otomotif OI ini.
Ditengah-tengah ribuan para pengunjung yang masih berdatangan,
Ketua pelaksana Hazril Muhlis dalam laporannya mengatakan, kegia
tan ini dalam rangka menyalurkan bakat otomotif lokal pemuda OI
untuk dapat berperan aktif bergabung pada Ikatan Motor Indonesia
(IMI) Sumsel dalam program pemerintah memasyarakatkan olah raga
dan meng-olahragakan masyarakat.
Even ini sekaligus untuk menghilangkan anggapan negatif masyara
kat pada generasi muda yang sering kebut-kebutan dijalan raya.
Kegiatan Road Race Champion Shif H Mawardi Yahya 2009 kerja sama
Pemda OI, IMI Sumsel dan Mega Lestari Sport Club OI sebagai
pelaksana.
Dilaporkan sebanyak 205 peserta terdaftar mengikuti lomba ini,
semula hanya ditargetkan 150 peserta saja, peserta terdiri dari
utusan seluruh Kabupaten se Sumsel dan juga terdapat peserta dari
propinsi Jambi, Bengkulu dan Bandung.
Sebanyak 6 kelas diperlombakan,meliputi kelas motor bebek 2tak
110cc dan 4tak 110cc pemula, motor bebek 2 tak 110cc dan 4 tak
110 cc open, motor sport 135cc open dan 4 tak 110cc pemula khusus
lokal OI-OKI.
Lebih jauh ketua pelaksana Hazril Muhlis mengharapkan kedepan
kegiatan seperti ini dapat ditingkatkan lagi, tentunya dengan
dukungan Pemda OI yang memang sudah cukup besar perhatiannya dan
keikut sertaan seluruh generasi muda yang mempunyai bakat dibi
dangnya.
Kegiatan lomba Road Race Champion Shif H Mawardi Yahya 2009
menyediakan hadiah total sebesar Rp20juta sebagai uang pembinaan
dan berikut tropi kepada para pemenang 1,2,3 dan harapan. Sedang
kan bagi pemenang I akan diikut sertakan pada even yang lebih
tinggi ditingkat Propinsi tegas Hazri Muhlis.
Ketua IMI Sumsel Saidina Ali memberikan apresiasi tinggi dan
merasa bangga memeliki seorang pemimpin seperti Bupati OI Ir H
Mawardi Yahya yang begitu besar perhatiannya pada olah raga
otomotif di OI.
IMI Sumsel menurut Saidina Ali, kegiatan ini adalah dalam rangka
mencari bibit-bibit pembalap yang selanjutnya diikut sertakan
pada lomba ditingkat Nasional, diharapkan minimal OI akan mengha
silkan 5 pembalap terbaiknya mewakili OI tampil diajang bergengsi
lainnya.
Sebelum dibuka secara resmi oleh Bupati OI, IMI Sumsel terlebih
dahulu mengadakan demo erobatik terbang mengelilingi arena lomba.
Bupati OI Ir H Mawardi Yahya dalam sambutannya mengatakan, kegia
tan lomba Road Race ini bertujuan memotivasi para remaja otomotif
agar berperan aktif dibidangnya.







ŠBupati mengatakan siap mempasilitasi generasi muda agar kedepan
menjadi lebih baik lagi dan berharap terciptanya silaturrahim
antar pemuda.
Keluar sebagai pemenang I masing-masing kelas;
bebek 2tak 110cc pemula, Leonardo Jaya Perkasa Palembang, 4tak
110cc pemula, Maridho Palembang, 2tak 100cc open, Doi Muslim
palembang, 4tak 110cc open, Agus Kurniawan Palembang, sport 135cc
open, Ayi GMC Gelumbang Muaraenim dan 4tak 110cc pemula OI-OKI
Panggi, pemula OI.
Road Race Champion Shif Mawardi Yahya ditutup secara resmi oleh
Asisten 3 Nuhrowi mewakili Bupati OI.
Ketua pelaksana yang juga Pimpinan Umum Mega Lestari Sport Club
OI kelahiran Bengkulu 57 tahun silam kepada "Agung Post" mengata
kan, motivasi lain dari kegiatan ini adalah mengajak club-club
sport yang ada di OI untuk bergabung menghidupkan dan menyalurkan
bakat remaja otomotif, dan menjadikan kegiatan ini berkelanjutan.
Sesuai rencana dari hasil pembicaraan dengan Bupati OI dan IMI
Sumsel, kegiatan selanjutnya adalah mengadakan relly tour wisata
OI, ujar Hazril Muhlis.
Bapak dari dua remaja putri, Yunita dan Desy yang tergabung dalam
IMI Sumsel, walau tergolong telah ber-usia, namun semangatnya
masih sangat energik, patut dijadikan contah oleh generasi muda,
khususnya generasi muda OI membangun otomatif dengan pembalap
berperestasi membawa nama harum OI.
Secara santun Ketua pelaksana Hazril Muhlis berucap, keberhasilan
kegiatan Road Race Champion Shif ini tidak terlepas dari peran
aktif dan dukungan Ir H Mawardi Yahya Bupati OI, kerja sama
sponsor serta kesediaan Unsri memberikan izin penggunaan lokasi
jalan dijadikan ajang lomba, karena hingga saat ini OI belum
mempunyai lokasi tersendiri, ujarnya mengakhiri.(gus).

RENUNGAN


Oleh : GM Ali
Manusia diciptakan dalam keadaan tiada daya dan upaya.
Kita mengenal salah satu ayat Al Qur'an yang artinya menjelaskan bahwa manusia sebetul tiada daya dan upaya, kecuali dengan kekuatanNYA dengan kata lain tidak dapat berbuat apa-apa, kecuali dengan izinNYA.
Ayat ini gampang dibaca oleh semua kita, tetapi tidak semua orang dapat memahaminya. Ini terbukti betapa banyaknya orang-orang yang berlaku sombong, takabbur, mengaku dapat berbuat sesuatu dan diakuinya bahwa dia mampu berbuat. Padahal tadi dia membaca ayat yang menegaskan bahwa manusia itu tiada daya dan upaya, kecuali dengan izinNYA. Bahasa Al Qur'annya ; LAHAULA WALA QUWATA ILLA BILLA HIL ALIYUL 'AZIM, artinya tiada daya dan upaya melainkan dengan kekuatanNYA.
Oleh sebab itu jika saja ayat Al Qur'an ini mampu dipahami oleh kebanyakan orang, disinilah akan menghilangkan rasa kesombongan, keangkuhan, bahkan akan menjadikan orang tersebut jadi amanah.
Bukti lain yang kebanyakan orang belum menyadiri bahwa memang kita tidak dapat berbuat apa-apa, adalah setiap untuk berbuat sesuatu bersumber pada inspirasi yang timbul dari alam pikir, dari alam pikir itu baru dapat memulai gerakan. Artinya lagi tanpa inspirasi itu dia tidak akan dapat berbuat, alam pikir itulah awal muasal Allah berikan kekuatan untuk berbuat.
Sayangnya asal muasal alam pikir itu begitu menjelma menjadi suatu perbuatan kita lupa bahwa sebetulnya kita digerakkan untuk berbuat. Dengan lupa itulah menjadikan kita sombong dan takabbur.
Akibat lain dari kita lupa bahwa kita sebetulnya tidak dapat bebuat apa-apa, adalah menjadikan kita zolim atau menganiaya diri sendiri, kemudian terjauh dari hidayah Allah, dan itu pulalah menyebabkan terjadinya kemungkaran dimana-mana seperti sekarang ini.
Melalui rubrik ini mari kita kembali menyadari bahwa kita sebetulnya memang diciptakan tiada daya uapaya melainkan dengan kehendakNYA.
Manusia ibarat wayang jika tiada keberadaan dalang, wayang-wayang itu tiada berarti, dalanglah yang menjadikan wayang layak ditonton dan bernilai cerita, manusia dengan tidak menyadari bahwa dia tiada daya dan upaya, tiada mampu berbuat apa-apa, tapi mengaku dia mampu berbuat, adalah laksana orang yang asik nonton wayang tapi lupa kepada dalang.
Keadaan seperti ini jika terjadi pada urusan dunia pasti menimbulkan kesombongan dan keangkuhan, jika terjadi pada perkara akhirat atau ibadah, maka tidak menjadikan ikhlas. Padahal baik perkara dunia maupun perkara akhirat dituntut keikhlasan.

Senin, 15 Juni 2009

Nuntut Lokak



HM Syarifuddin Basrie

***** MALAM Kemaren Matsikut nyeritoke dulurnyo sambel ngeluh, alangke jahat nasip Koneng Suk kami itu Nang, duit abis, sawah tegadei, motor tejual, kurang andam keteko mertuo melok niamke, apo kau duit tak oleh perau dibirak-i urang balek kerumah diajak bini tiduk ngadu belakang....lodak hek-hek.
***** Itulah, celetuk Wakso kalu begerak dak bepeker lagi, lah tau partai banyak, wong nak jadi dewan banyak pulo, datang ke kito ni modal pas-pas bae, iyo sudah kalu dak tepilih mak ini...rusak sekaset dech namonyo, pekik Sepat Mato Abang ngolah ke sambel nyuil pinggang Wakso..bede het kaget.
***** Sudah lah sabar bae, simbat Mangajisabar dak sabar benasehat pecak Kiai, dulukan awak semut gatal tau-tau reformasi melok nyalon dewan, jadi. Nah periode sekarang dak gagal, iyo sudah Lur dak usa pulo banyak pikiran igo, balek lagi jadi semut gatal dak gatal pecak dulu lagi, gampang bacoannyo...ini nih dunio Lur, celetuk Matbetok sambel ngijapke mato pecak nak ngolahke.
***** Benar nian, pekik Om Lem sambel nyengir mak gaya dio tulah, kalu katek gawe nian gek jadi tukang bawakke Tas kito bae, ecaknyo tu pengawal.
***** Ade nian, Uji Wakso, care nuntut lokak kalu mujur pacak belanje.