Senin, 15 Juni 2009

Rapat Koordinasi Masalah OT Kabupaten OKI

Kayuagung, Agung Post
Dalam rangka menertibkan setiap penyelenggaraan kera-maian di wilaya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Polres OKI bersama unsur Muspida Kab. OKI, unsur tripika Se-Kab. OKI, para toko adat, toko agama, toko pemuda dan masyarakat belum lama ini mengadakan rapat koordinasi masalah penyeleng-garaan Orgen Tunggal (OT) di Kab. OKI.
Dalam rapat koordinasi masa-lah penyelenggaran OT tersebut Polres OKI dan Pemkab OKI menetapkan bahwa, selain Kota Kayuagung pengadaan Orgen Tunggal di malam hari dilarang. Menurut Kapolres OKI, Drs Cok Bagus Ary inipun juga penga-daan OT di wilayah Kota Kayuagung yang menyangkup 11 kelurahan diperbolehkan atas permintaan Bupati.
Karena di Kota Kayuagung masih ada masyarakat meng-gunakan adat istiadat setiap ada penyelenggaraan resepsi, baik resepsi pernikahan maupun Khitanan yang merupakan kebudayaan yang harus diles-tarikan.
Sedangkan menurut Sekda OKI, Drs H M Jalalen dalam sambutannya mengungkapkan, dengan dilarangnya penyeleng-garaan OT dimalam hari ini kita berharap dapat menghindari maraknya pesta narkoba di wilayah Kabupaten OKI, dan dapat mengurangi adanya minuman-minuman keras yang dapat menyebabkan terjadinya tindakan kekerasan yang menyebabkan keresahan ma-syarakat, ungkapnya.
Pada saat bersamaan itu juga dilakukan penandatangan tentang surat kesepakatan bersama yang berisi mulai bulan april 2009 ini pengadaan OT dimalam hari diperbolehkan hanya khusus untuk Kota Kayuagung.Kesepakatan ini dibuat oleh Unsur muspida Kab. OKI dengan disaksikan oleh unsur tripika Se-Kab OKI, para toko adat, agama, dan masyarakat Kab. OKI.
Itupun menurut Kapolres OKI, Drs Cok Bagus Ary harus memenuhi ketentuan-ketentuan yang telah dibuat seperti wajib membuat surat izin, tanpa musik remik, tidak ada jual miras disekitar lokasi penyelenggaraan berlangsung serta tidak menampilkan porno aksi, dan batas waktu ditutup pukul 24.00. Dan apabila ketentuan itu dilanggar maka kita akan menindaknya sesuai UUD yang belaku, ungkapnya. (har/icl)

Bupati Ogan Ilir Ditengah Masyarakatnya Gerak Langkah H Mawardi Ditanggapi Positif Rakyat OI





DALAM upaya percepatan pembangunan khususnya di bidang pelayanan masyarakat desa, tanpa kenal lelah, cuaca hujan dan panas walaupun harus melewati jalan yang jelek dan berlobang-lobang.Siang itu, dengan iringan bunyi sirene kendaraan pengawal Bupati OI, Ir H Mawardi Yahya beserta rombongan tiba di Desa Kasah Kecamatan Muara Kuang, untuk melantik Kades Terpilih desa tersebut, setelah itu dilanjutkan menuju desa Lubuk Tunggal, Kecamatan Rambangkuang dalam event yang sama. Berikut liputan langsung Adrian Samalow, Wartawan "Agung Post" dari dua lokasi pelantikan tersebut.

DALAM masa kepemimpinan Bupati OI yang tinggal hitungan bulan, tidak terasa Kabupaten OI mengalami kemajuan pesat di berbagai bidang, baik dari segi pendidikan, perekonomian, kesehataan dan pelayanam masyarakat. Kehadiran orang nomor satu di berbagai pedesaan itu bukan saja hanya bertatap muka dengan masyarakat dan melantik kepala desa. Tapi, juga memberikan berbagai bantuan langsung baik berupa stimulan maupun memberikan dana langsung untuk kepentingan umum masyarakat setempat. Seperti, bantuan untuk membangun berbagai sarana peribadatan, masjid, langgar serta memberikan uang perangsang untuk para pemuda yang berkereatif serta para alim ulamah termasuk PPN.
Disetiap kunjungannya Bupati OI H, Mawardi Yahya, juga selalu memberikan motivasi pada masyarakat yang dikunjunginya agar selalu ikut dalam membangun desanya. Bukan hanya itu berbagai masukan yang disampaikan oleh masyarakat selalu menjadi kajian pengembangan pem-bangunan dimasa datang agar hasil-hasil pembamngunan itu dapat berdaya guna untuk meningkatkan kesejahteraan. Selain itu, Mawardi juga menekankan pada para kepala desa dalam tugas kese-hariannya sebagai ujung tombak pemerintah agar memberikan contoh dan panutan masyarakat yang dipimpinnya. Apalagi di era reformasi yang serba transparan ini, seorang kepala desa harus membuka diri dan dalam memprogram setiap pem-bangunan didesanya hen-daknya tidak melupakan azas musyawarah mupakat dengan tokoh-tokoh masyarakat serta perangkat desa dan BPD."Bila cara -cara musyawarah dan mupakat telah dijalankan dalam setiap perencanaan pem-bangunan maka kita berserah diri pada Allah SWT" tutur Bupati OI serius.Berbagai langkah yang dilakukan Bupati Ogan Ilir, H Mawradi Yahya, banyak mendapat tanggapan positif dari berbagai lapisan masyarakat. Bahkan bahkan bagi masyarakat yang militan sangat optimis tahun 2010 nanti H Mawradi Yahya akan dipertahan masyarakat untuk tetap menjadi Bupati Ogan Ilir untuk priode ke II.

Wabup OKI Buka Pembinaan Kafilah STQ


BERTEMPAT di Mesjid Agung Sholihin Wakil Bupati, H Engga Dewata Zainal SSos membuka secara resmi acara pembinaan Kafilah Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Sebanyak 28 0rang peserta dari beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten OKI akan dikirim untuk mengikuti lomba MTQ tingkat Provinsi.
Dengan diadakannya pem-binaan Seleksi Tilawatil Qur'an ini agar Qori, Qori'ah, Hafizh, Hafizhah, Mufasir, Mufasirah Kabupaten OKI dapat mening-katkan prestasi dalam mengikuti MTQ yang aka datang.
Dalam sambutan Bupati OKI melalui Wakil Bupati, H Engga Dewata Zainal SSos mengatakan dengan diada-kannya pem-binaan kafilah ini agar dapat berprestasi serta berhasil dalam mendalami bidang Al-Qur'an demi memberantas buta baca Al-Qur'an bagi warga Kabupaten OKI khususnya dan bangsa ini pada umumnya.
Selain dari pada itu ia mengatakan pemerintah Kabupaten OKI sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan ini demi meningkatkan mutu keimanan. Bupati berharap dengan diadakannya pem-binaan ini agar kepada Kafilah dapat berhasil dan berprestasi dalam mengikuti lomba MTQ yang akan datang dan kalau bisa sampai ketingkat Nasional.
Sedangkan menurut Kepala Dinas Departemen Agama (Kandepag) Kabu paten OKI, Drs. H. Atosi Aliumar, selama ini pesertanya sebagian diambil dari luar. ''Dan untuk kali ini semua peserta adalah berasal dari daerah kita sendiri yang diseleksi dari seluruh Keca-matan yang ada di Kabupaten OKI, dengan demikian apa yang diperoleh kita akan merasa puas dan bangga dengan keber-hasilannya,'' ujarnya.
Juga ditambahkan, kepada masyarakat Kabupaten OKI apabila memiliki bakat agar segera melapor kepadanya, karena ia siap mendidik dan melakukan pembinaan agar dapat memperoleh bibit yang berprestasi. Ia juga mengatakan sebagai Kepala Departemen Agama telah berupaya dalam memberantas buta baca Al-Qur'an karena sejak tahun 2007 kita telah membiayai bagi tenaga pengajar Al-Qur'an yang ada di Kabupaten OKI. (har)

Pidato Perdana Boediono Mempesona Publik

Pidato Perdana
Boediono Mempesona Publik
DENGAN gaya bicara yang tenang, religius dan meyakinkan Boediono cukup mempesona siapapun yang melihatnya berpidato sebagai cawapres yang digandeng capres SBY hadapi pemilu 2009 mendatang, jum'at malam kemarin, di Gedung Sabuga, Bandung, yang ditayangkan secara langsung berbagai stasiun televisi.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Boediono, malam kemarin itu, berpidato sekitar 20 menit mengenakan baju batik warna nerah berkacamata dengan peci hitam didampingi SBY, dari awal hingga akhir pidatonya dihujani tepuk tangan yang meriah.
"Sejak merintis karir sebagai seorang ekonom dan guru, saya tidak pernah bercita-cita memegang jabatan puncak di republik kita yang cintai ini," tutur Boediono dalam pidatonya yang tanpa teks itu.
Dihadapan pimpinan parpol dan tokoh-tokoh penting Jawa Barat, seperti mantan Gubernur Jabat Solichin GP, Boediono juga memperlihatkan tentang pentingnya keluarga. "Saya sangat berterima kasih kepada istri saya yang telah memberikan persetujuan atas tugas saya yang baru ini," ujar dia.
Dan kata Boediono, "izinkanlah saya mengucapkan rasa terima- kasih yang dalam kepada Bapak Presiden SBY yang telah menunjuk saya untuk mendampingi beliau dalam Pemilu Presiden Juli nanti. Penunjukan diri saya sebagai cawapres merupakan suatu kehormatan yang amat besar bagi saya dan keluarga," tuturnya.
Boediono juga menutup pidatonya dengan kalimat yang pas. "Dengan mengucap bislamillahirrahmanirrahim saya siap bekerja mulai hari ini," katanya mengakhiri.

KPK Mampu Bekerja Tanpa Antasari

Yogyakarta, Agung Post
Untuk menunjukan mampu bekerja tanpa Antasari Azhar, belum lama ini, KPK menetapkan tiga anggota Komisi IV DPR RI sebagai tersangka baru yaitu, Hilman Indra, Fachri Andi dan Anwar Chesputra, berkenaan kasus korupsi proyek Pelabuhan Tanjung Api-Api, Sumatra Selatan. Dan ini membuktikan kinerja KPK tidak terpengaruh oleh intervensi kepentingan tertentu, "KPK harus memberi bukti dengan kerja setelah Antasari Azhar tersandung kasus pembunuhan," kata Direktur Pukat UGM Zainal Arifin Mochtar di Yogyakarta, Rabu kemarin.
Tantangan kemampuan KPK, ujarnya, harus menghilangkan mitos yang selama ini menghantui yaitu Antasari tidak mungkin bersalah, Antasari adalah KPK dan KPK adalah Antasari Azhar. Selain itu juga membantah bahwa KPK berhasil menangani kasus korupsi karena Antasari.
"Ditetapkannya tiga anggota DPR sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi proyek Pelabuhan Tanjung Api-Api merupakan semangat untuk menuntaskan perkara korupsi," ujar Zainal.
Dan lanjutnya, upaya KPK untuk menindaklanjuti kasus korupsi proyek Pelabuhan Tanjung Api-Api merupakan reaktif terhadap desakan DPR yang selama ini. Artinya KPK tetap berani membongkar kasus-kasus korupsi di Indonesia.
"Jangan sampai penetapan tiga tersangka baru itu hanya sebagai gertakan terhadap DPR yang akhir-akhir ini terkesan mencampuri urusan KPK terkait tidak aktifnya lagi Antasari. Gerakan pemberantasan korupsi jangan sampai melambat. Tanpa Antasari, harus dijadikan era baru bagi KPK yang lebih berani dalam memberantas korupsi," kata Zainal. (net/mi/ap)

Isu Pilbup Ogan Ilir Mulai Berkembang

HM Syarifuddin Basrie

SETELAH usai perhelatan akbar pesta demokrasi yang melibatkan kepiawaaian para caleg dari puluhan parpol, langsung menyusul ramai-ramai tarik ulur capres-cawapres antar parpol yang imbasnya juga menjadi bahan cerita masyarakat pinggiran. Walaupun pilbup Ogan ilir ibarat sebuah kapal masih berada diambang luar, namun riak gelombangnya sudah mulai terasa, santer terdengar ditelinga dan disebut-sebut bakal maju mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di Bumi Caram Seguguk Ogan Ilir ini. Yaitu Tantowi Yahya presenter kondang putra asal ogan ilir tinggal di Jakarta, Iskandar SE Wabup OI Sekarang, disebut-sebut juga ada salah seorang keluarga Pengusaha terkenal asal Kecamatan Rambangkuang.
Dari sejumlah deretan nama-nama tersebut tampaknya nama Ir H Mawardi masih menjadi idolah mayoritas rakyat Ogan ilir karena selama dia menjadi Ketua DPRD OKI - OI beberapa tahun lalu dan lima tahun terakhir ini sebagai Bupati Ogan Ilir, terus berkunjung keluar masuk desa dan memprogram serta merealisasikan berbagai pembangunan serta menyam-paikan berbagai ban-tuan langsung baik berupa stimulan maupun dana tunai.
Demikian juga nama Iskandar SE cukup santer dibicarakan karena selain dia wakil Bupati berpasangan dengan Ir Mawardi Yahya, juga saat pesta demokrasi pilbup OKI tahun lalu Iskandar SE berhasil merangkul banyak suara rakyat Bende Seguguk, sehingga adik kandung Mensesneg Hatta Rajasa ini menduduki posisi kedua, dimata rakyat kabupetan ogan ilir Iskandar tidak asing lagi.
Sementara nama Tantowi Yahya dikalangan keluarga nya banyak disebut-sebut bakal maju dan siap bersaing secara ketat dengan semua pasangan yang akan ikut pesta demoktasi menuju kursi BG 1 T.Sedangkan keluarga pengusaha asal Kecamatan Rambangkuang itu hanya menjadi isu santai masyarakat diberbagai pinggiran bumi bende seguguk. Namun, saat "Agung Post" mengontak via hp keluarga bakal calon yang disebut-sebut akan maju bersaing itu tidak mendapat jawaban pasti kecuali mengatakan, lihat saja nanti.
Rencananya pelaksanaan pilbup Ogan ilir ini akan berlangsung menjelang pertengahan tahun 2010. Kita tunggu saja per-kembangannya dari waktu kewaktu seraya kita menilai dan pada gilirannya akan menentukan pilihan yang mantap.

Ngalor Ngidul Seputar Caleg

PERHELATAN akbar para calon legislatif (caleg) telah usai bagi yang terpilih sudah siap-siap mengemban tugas legislasi untuk lima tahun kedepan. Semua Tim sukses dan keluarga caleg yang terpilih cukup gembira dan bangga maklum bakal ada orang yang dibanggakan duduk di gedung dewan. Pernak pernik keberhasilan caleg setelah terpilih juga menjadi pembicaraan hangat dikalangan kru "Agung Post" belum lama ini.
Kita lihat saja, tutur Gusti Ali ditengah-tengah pembicaraan teman-temannya sesama wartawan dan karyawan media ini, kalu anggota dewan yang sudah-sudah kebanyakan lupa diri kalau dia dipilih oleh rakyat pemilihnya. Congkaknya lagi, timpal Yudi Koorlip AP, mereka sombong dan lupa kalau jabatan Dewan itu hanya 5 tahun. Ah itu oknum-oknum dulu serga Sulaiman Sekred AP, mudah-mudahan saja anggota yang terpilih sekarang ini ngaca diri, karena dulu mungkin pernah dicueki orang dipilihnya.
Kita optimis saja, celetuk Baharudin dengan gayanya yang angak-engek, memang kalau melihat kebanyakan anggota dewan yang dulu-dulu suka begitu, maklum mereka menganggap menjadi anggota Dewan itu sama dengan bekerja di perusahanan atau PNS. Sehingga, tigkah mereka sama dengan gaya karyawan padahal, mereka itu mewakili sekian ribu rakyat untuk bermitra dengan pemerintah melaksanakan berbagai kebijakan dan pembangunan untuk rakyat yang memilih mereka. Saya sependapat dengan Bung Sulaiman diatas, tutur Rokian, berdasarkan pengalaman dan penglihatannya selama belum menjadi dewan, gerak gerik keliru oknum anggota Dewan yang terkesan D3 selama ini tidak akan dicontohnya, sehingga keberadaan anggota DPR periode 2009-2014 akan lebih berkulaitas, harapnya.(icl)